About Me...

Foto saya

I'm Rukhster... :)

"Succes is not a good teacher. Failure makes you humble"_SRK

"
Succes and failure are both part of life. Both are not permanent"_Shah Rukh Khan.

Selasa, 12 November 2013

Kembalikan Senyumku Tuhan Part 1



“Kembalikan Senyumku Tuhan…”
Part 1

Karya : Elsha Ms
Dibuat : Desember 2012

Aku Delisha putri namesha adalah anak bungsu dari keluarga kelas menengah seperti itulah aku sering menyebutnya,, teman - temanku sering memanggilku Esha,aku tinggal di sebuah kota didaerah Jogja,.Aku kuliah pariwisata di salah 1 perguruan tinggi di daerah Jogjakarta, dan aku juga punya seorang Kakak yg biasa ku panggil Kak Alfa, dia bekerja di sebuah perusahaan property di Semarang sebagai Ast. Arsitek. Kami hdup brkecukupan dari hasil kerja keras ayahku yang seorang pengusaha lukis, dan seni ukir di daerahku beserta cabang - cabangnya.
Itu sedikit ulasan tentang diriq..dan keseharianku..

Dan ini kisahku...

Hari ini kujalani rutinitasku dikampus seperti biasanya,,,

         "hmmm.. Kapan bisa ketemu dy..huhh", qtarik nafasq dalam dalam, berharap mimpiku bisa jadi nyata..
Imel (sahabatku sejak smp sekaligus calon kakak iparku) datang membuyarkan lamunanku...
          "wooyy.. Pagi pagi udah nglamun aja lue.. Kesambet kapookk", celotehnya sambil meledekku.
          "hhhmmm.. Loe nggak ada kerjaan laen ya selaen merusak moodku..gnggu orang lagi menghayal aja", jawabku ketus.
           "jiahh ni anak,, hari gini loe masih ngayal aja??? Jangan tinggi - tinggi ntar loe asyik melayang, ayam tetangga mati... Hahhahaha", sahut Imel pula sambil ngacirr..
          "huuu..sialan lue", jawabq jengkel.

Jam sudah menunjukkan pukul 9 lewat..

Tapi aku masih malas masuk kelas,,,
"hhh.. Fisika, aq paling benci denga mapel itu." keluhq.
Akhirnya aq memutuskan untuk tidak masuk kelas.
Ku otak atik file dan album fotoku bersama Dennis yang ada di Laptopku, Tiba - tiba temenku Lisa dateng mengejutkanku pula..memang sudah jadi kebiasaannya seperti itu.
"heyy sha... hayow loe pasti nggak mau ikutan mapel Bu Jenny lagi kan??? Kantin aja yuk.. Aq juga lagi males masuk kelas niee", ajaknya merayu.
         "hmmm... Ya udc dech ayuk", jawabq malas..

..tlululut... Dddtt (suara hpq)
"yank,, kamu dimana aq tunggu dikantin, ada yang mau aq omongin ama kamu..", isi smz Dennis.

Aku langsung bergegas ke kantin, disana aku lihat telah berkerumun anak anak kampus entah apa yang mereka tonton..
"ahhh.. Paling - paling mereka maen atraksi...tapi dimana Dennis ya??", pikirq sambil melihat kesekelilingq.
selang beberapa menit aku duduk menunggu pesananq datang, qlihat kerumunan itu semakin ramai,, hampir seluruh anak yg tadinya duduk ikut - ikutan nonton, aq dan Lisa semkin penasaran,,
sebenarnya apa yg terjadi ditengah kerumunan itu..?? pikirku
"sha... q penasaran nie,, ikutan nimbrung yuk", kata Lisa sambil menarik tanganq.

qikuti ajakan Lisa dengan malas malasan.
Terkejut yang qlihat ternyata orang lagi berantem, dan itu Alwi ama Dennis.. Hhh.
"Alwi... Dennis STOP!!!.. Kalian nie kenapa??? Kalian nggak Malu apa dilihatin orang banyak kek ginie..", bentakq.
Q pisahkan merek, dan q tarik Dennis dari keramaian qtinggalkan Alwi disana.
"kamu nie kenapa??? Apa masalah kalian, haruskah dengan cara kek ginie??", tanyaq bertubi.
Dennis cuma diem, dia hanya menatapku dengan tatapan dingin, dia lepaskan gngaman tnganq dengan kasar dan berlalu tanpa kata apapun.

Aku terkejut dengan sikapnya, kenapa dia?? Apa salahq??..
aku terdiam.. dan Alwi mendekatiq, dia menatapq dihapusnya airmataq..
"kenapa?? Ada apa?? sejak kapan kamu suka maen fisik kek gini..Al?? sebenarnya apa masalah kalian??", tanyaq penasaran.
"maafin aku sha,,Dennis marah padaq waktu dia tau kalau aq..", Alwi tidak melanjutkan perkataannya.
"kamu kenapa al??", aq semakin penasaran.
"karena aq masih menyimpan perasaanq ama kamu sha...", jawab Alwi.

Aku tercengang mendengar pengakuan Alwi, "hh.. Kenapa Al?? Kenapa kamu nggak pernah ngomong, dan kenapa dulu kamu bilang rasa itu udah mati??" tanyaq lagi.
"aq nggak mau merusak kebahagiaan kalian, aku nggak mau liat kamu bingung sha..",jawab Alwi dengan berkaca - kaca.

Ku peluk dia, karena memang untuk saat itu aku tak bisa berbuat banyak..

       


4hari Dennis tanpa kabar, tak terlihat juga dia di Kampus..

Hhh sepertinya dia memang masih marah padaq..hufft.. Kamu kemana yank", pikirq.

Ku pacu mobilq dengan cepat meninggalkan kampus, aq lagi males masuk kelas hari ini, tak ada Imel di kampus, buatku semakin males
Ku pacu mobilku ke arah pantai yang biasa ku datangi dengan Dennis,, aku kangen dia Ya Allah..
Di jalan kulihat ada mobil yang dari tadi mengikutiku,, dari tadi klaksonnya dibunyikan untuk tanda memintaq berhenti.
Qlirik dari kaca spionq, apa sich sebenarnya mau tu org,
dia memotong jalanq, dan terpaksa ku hentikan mobilku.. hhh.. Trnyata Teo, ada apa,  pikirq.
"sha gue mau ngomong, loe bisa turun bentar nggak ni penting...", kata Teo memohon.
"hhh,,, sudahlah disini aja,, ada apa??", jawabq enggan turun.
"Dennis terima tantangan Alex tempo hari sha, aku khawatir dia kenapa - kenapa sha, cuma loe yang bisa cegah dia sha." jawab Teo.
Hhh, mungkinkah?? Apa Dennis mau mendengarkan apa kataku", pikirku.

Melihatku melamun Teo mengejutkanq..
"sha!!?.. ye.. Malah bengong, gimana mau nggak?? Loe nggak mau dia kenapa - kenapa tow??? Ayuk buruan..", ajaknya.       

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar