About Me...

Foto saya

I'm Rukhster... :)

"Succes is not a good teacher. Failure makes you humble"_SRK

"
Succes and failure are both part of life. Both are not permanent"_Shah Rukh Khan.

Selasa, 12 November 2013

“Kembalikan Senyumku Tuhan…” Part 4



“Kembalikan Senyumku Tuhan…”
Part 4

Karya : Elsha Ms
Dibuat : Desember 2012

Esok harinya.,

...pim.. Pimm.. (suara klakson mobil)
Ku buka jendela kamarku,, betapa senangnya ku lihat mobil Rio sudah nangkring dihalaman rumahq..
"hayy honey,, muach..", diciumnya keningq..
"I Miss U,,,", dia membisikiq.
" :) I miss U too..", jawabq.
Hari itu dy sengaja menjemputq karena memang aq yang memintanya untuk datang, aq sudah menyiapkan jamuan makan malam bersama Ayah dan ibuq untuknya, tanpa Kak Alfa, karena Kak Alfa sekarang tak lagi tiggal dengan kami semenjak menikah dengan Imel, dia memutuskan untuk pindah ke Bali.
"yank..", kata Rio manja,
"hehemm.. Ada apa", kataq
"lihat dech bulan itu, manis banget yach kek cewek yang lagi meluk aq sekarang ini...", celotehnya mulai menggombal.
"huuu.. Mulai lagi, dasar penyakit lama.", jawabq sambil nyengut.
Rio smakin sneng mledekq mlhat ekspresiq..

Tlululut... Ddeettt. (suara Hape Rio)
"ya hallo, ada apa vien.. Gimana ni kabar lue??", jawab Rio,
"ow.. baik, iya sehat semua.. Oiya gimana jadi nggak ini kamu ke sini?? Gw udah kangen nie pengen ngajak kamu berantem,,hahhahah", kata Rio lagi.
"okey... Yups... gw tunggu..", Rio menutup telpnya.
"siapa yank??", tanyaq penasaran
ow... Itu, Davien sepupuq yang selama ini dia tinggal di Australia itu yank, yang dulu pernah aku critain ke kamu.. Dan ternyata selama ini dia itu punya saudara kembar tapi sayangnya kembarannya udah meninggal sekitar 3th yang lalu dan dia baru tau beberapa bulan yang lalu kalau dia punya kembaran..", cerita Rio..
"hmmm.. Kasian Davien ya yank", jawabq terharu.
"he.emt iya, makannya dia dateng ke sini bermaksud ingin cari tau tentang Saudaranya itu,,,setidaknya dia bisa mengenal sosok kembarannya itu dari orang - orang terdekat saudaranya itu..", Rio menerangkan lagi.

Tapi lepas dari cerita Rio tentang Davien tadi, buat ku.. Malem itu serasa malam terindah untukq,,hhh. :)

Ku terbangun dari tidurq... Ku buka mataq perlahan, ..hhmm ternyata semalam aq ketduran, dan mungkin Rio yang memindahkanq kekamar.
Ku buka hapeq.. 3 message..!!.
Pesan 1 : "met page cyank..."
Pesan kedua 2 : "hmmm.. Pasti masih moloor..jant..  :( " .
Pesan ke 3 : "ayolah Tuan putriq bangun dunk,,, buatin aq kopy kek apa kek..gitu. Hmmm :("
hahahha.. Aq hanya bisa tersenyum membaca pesan - pesan dari Rio.

Ku berlari ke kamar mandi,,, ku cuci mukaku.. Ahha.. Mandi aja sekalian yach,,", pikirq.
Selesai mandi ku berniat ke tempet Alwi, aq mau ngumpul ama dia, dan Imam (salah 1 teman dekatq juga).

dedettt ,,, derrrtt.. (getar hapeq)
1 message.. ku lihat dari Rio lagi rupanya.
"yank, udah mandi kan?? Aq jemput kamu yach, aq mau ajak kamu ketemu Davien",
Ku urungkan niatku tadi,, ku segera bergegas dan menunggu kedatangan Rio,
Rio datang dan kami segera pergi menuju ke sebuah restoran cepat saji..
Sambil menunggu kedatangan Davien Rio memintaku untuk memesan makanannya dulu,
"yank, pesenin punya Davien sekalian yach, soalnya ini dia udach mau sampai, jadi biar entar dia sampai sini udah bisa langsung makan..", pinta Rio.
"he.hhem.. dia mau dipesenin ap??", tanyaq.
"apa yach., ehhhmm.. nah ini, makanan kesukaan dia, nasgor bumbu teriyaki, tapi jangan pakai udang yach, soalnya dia nggak bisa makan udang..", jawab Rio.
Aq trcngang mndengar prktaan Rio,,
"itu kan.. Makanan kesukaan Dennis,, dan Dennis pun juga alergi dengan udang,"spontan qteringat pada Dennis..

Melihatku bengong Rio mengagetkanq..
"yank.... Kamu denger apa yang aq omongin kan???", tanya Rio sedikit kesal.
"hhh,,, i..i..iya aq denger kok.. Ya aq pesen sekarang yach", jawabq terbata.
"ya udc,, jangan lupa jangan pakai udang ya yanx, punya Davien tu", Rio mengulang perkataannya.
Setelah makanan aku pesan, aku bilang mau ketoilet bentar pada Rio, selang beberapa menit kemudian.. Ku lihat Rio sedang asyik bercanda dengan seorang pria..
..hhh,, mungkin itu Davien", pikirq.
Bergegaslah ku hampiri mereka,, takut kalau kalau mereka telah menungguq lama..

Semakin mendekat, semakin terlihat jelas muka orang itu.. Aq syock,, aq kaget..."mata itu,, senyum itu.. Itu senyum Dennis,, kenapa wajah itu bisa ada di muka orang ini?? Siapa orang ini??", pikirq.
Aq semakin tak kuat menahan airmataq.. Terus ku dekati orang itu dengan mata berkaca untuk memastikan kalau aq tidak sedang bermimpi or hanya berhalusinasi, semakin mendekat aq semakin yakin kalau aq tak sedang bermimpi ini kenyataan.

Rio melihat,dan sepertinya dia kebingungan melihat mimik mukaq..
"sayank,, udach ke toiletnya, ini Davien dach nunggu dari tadi lho...", sahut Rio.
"hai.. Aq Davien.. Nggak salah kalau sepupuq tergila gila ama kamu sha,, so beautiful", sambut Davien ramah.. Diulurkannya tanganya sebagai tanda dia ingin mengajak ku bersalaman..
Aq hanya terdiam.. Mulut dan tanganq seakan tak mampu digerakkan,, aq masih tercengang,, antara percaya dan nggak percaya, aq ngerasa semakin tak sanggup lagi membendung airmataq, aku berlari meningglksn mereka...

Ku menangis sejadi - jadinya.. Aku masih belum bisa percayai ini,, kenapa?? Kenapa ada muka Dennis di wajah orang laen??.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar