About Me...

Foto saya

I'm Rukhster... :)

"Succes is not a good teacher. Failure makes you humble"_SRK

"
Succes and failure are both part of life. Both are not permanent"_Shah Rukh Khan.

Selasa, 12 November 2013

“Kembalikan Senyumku Tuhan…” Part 5



“Kembalikan Senyumku Tuhan…”
Part 5

Karya : Elsha Ms
Dibuat : Desember 2012

Ku berlari terus mengiri langkahq, entah kemana.. Sampai ku sadar saat ku terduduk lemas, ku telah sampai di sebuah pantai.. Ya.. Ini pantai yang dulu sering ku kunjungi denga Dennis,, tangisku semakin menjadi ditempat itu,, semua bayang kenanganq bersama Dennis dulu seakan muncul bergantian dari setiap sudut pantai itu, sampai pada ku merasakan dadaku sangat sesak,,penglihtanku tak lagi jelas.. Dan aku pingsan.

2 jam kemudian, aku tersadar.. ku lihat ada Rio disampingq..
"aq dimana yank..???", tanyaq bingung.
"kamu ada di RS, aku temuin kamu pingsan di pantai deket Resto kita makan semalem..", Rio menjelaskan..
Dia terus menatapq,, seperti ada sesuatu yang ingin sekali dia ketahui diriku.
"eesebenarnya ada apa ama kamu yank,, kenapa kemarin melihat Davien seperti melihat hantu,, kamu berlari dan meninggalkan kami, dan tau - tau aq temuin dach pingsan, ada apa sebenernya???", tanya Rio lagi.
Aq masih terdiam.. Aku palingkan wajahku.. dan airmataq menetes.. Melihat itu Rio pun tanggap, dy mengerti jika aku sedih bersikap seperti itu berarti ada sesuatu yang belum siap ku ceritakan padanya sekarang.. Dia menghapus airmataq dan memelukq dengan halus. Dipeluknya aku.

Sejak hari itu kondisi badanq menurun,, dan Rio lah yang menjagaq selamaq sakit,, tanpa sengaja dia menemukan album foto -foto kenanganku bersama Dennis dulu didalam laci tempatq menyimpan obat..dia menatapq,, ku liat mimik bingung di wajahnya, aku tau pasti karena wajah itu, karena memang selama ini aku belum pernah kasih liat ke dia foto - foto Dennis.
"kalau aku boleh tau,, foto sapa ini yank?? Kenapa wajah ini mirip sekali dengan Davien?? Apa kalian pernah kenal sebelumnya.. Makannya kemarin kamu???", tanya Rio.
"ssstt.. Nggak, aku belum pernah kenal bahkan ketemu ama Davien sebelumnya,, dan itu kenaap aq kemarin lari meninggalkn kalian", jawabq.
"knpa.. Kok gitu??? lantas siapa orang ini??", Rio semakin penasaran.
"itu Dennis,, kekasihq yang dulu pernah aq dan Kak Alfa ceritain padamu dulu..", jawabq sembari menahan tangisq.
"ta...pi.. Kenapa wajah mereka bisa semirip ini,, atau jangan - jangan Dennis adalah kembaran Davien?? Kembaran yang selama ini dia cari??", tanya Rio lagi.
"aq nggak tau yank,, bisa jadi memang seperti itu.. Karena mana mungkin ada orang didunia ini yag bisa semirip itu kalau bukan saudara kembar.."jawabq pula.

Esok harinya

Rio menceritakan perihal itu pada Davien,, dan Davienpun memaksa Rio untuk mempertemukannya denganq..
"pagi sha.. Maaf kalau sebelumnya wajahq ini menakutkanmu... Aq hanya ingin tau siapa orang yang ada di foto ini", tanya Davien sambil memperlihatkan foto ku bersama Dennis dulu.
Lalu dengan amat sangat terpaksa ku ceritakan semua pada Davien, walau ku tau itu hanya akan menguak kembali luka lamaku...
Dan semenjak hari itu juga aq jadi tau kalau ternyata Dennis itu hanya anak angkat Tante Alya, karena dulu dia di adopsi dari Mamanya Davien, itulah kenapa mereka bisa terpisah..

Davien memaksaku untuk mempertemukannya pada Tante Alya, ku ajak dia ke RS tempet dimana Tante Alya dirawat,, aku memang sengaja memberikan perawatan di RSU karena aku merasa hanya mental Tante Alya yang terganggu, dia hanya mengalami depresi berat bukan mengalami kegilaan seperti yang orang - orang bicarakan, aku tak tega memasukkannya ke RSJ,, makannya aku ikutankan dia dalam progam therapy psikolog saja..Seperti yang dilakukan keluargaku padaku dulu.
Sesampainya di RS aku melihat suster sedang memberikan obat pada Tante Alya, dan aku minta suster untuk memberikan obatnya padaku karena ku lihat Tante Alya meronta...
"Mom.. Mama minum obat yach, kalo mama nggak sembuh Dennis bakalan sedih.,. Ayo mom.. Minum obatnya Esha suapin yach..", rayuku sambil menahan airmta.
Mama Alya melihatq, dia usap airmataq.. Dan perlahan membuka mulutnya pertanda dia sudah mau minum obat. dan aq pun tersenyum.. Ku cium kening mama Alya,,,"Ya Allah,, qmohon sembuhkan mama Alya", doaq.

Melihat itupun Davien tak tahan da ikut mendekati mama Alya, Mama Alya memandangi wajah itu, di pasatinya dengan mimik muka seperti orang yang sedang mengingat-ingat sesuatu.
"Denniss.. Putraq???", diusapnya muka Davien, dan airmatanya berlinang,,
diciumnya berulang - ulang muka Davien.. Dipeluknya sosok didepannya yang begitu mirip dengan putranya itu..
Melihat itu aku semakin sakit, aku semakin tak bisa membendung airmataku, ku pandangi mereka sambil memeluk Rio.."Ya Allah, trlihat begitu rindunya mama Alya pada Dennis", pikirq.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar