About Me...

Foto saya

I'm Rukhster... :)

"Succes is not a good teacher. Failure makes you humble"_SRK

"
Succes and failure are both part of life. Both are not permanent"_Shah Rukh Khan.

Selasa, 12 November 2013

Setapak Jalang Berujung Pelik Part 4



PART 4

Dalam hatinya,”Gak!!!... aq gak boleh trus diem kek gini, aq harus cari tahu dimana Dyna skarang”.
Sore ini Dyna pergi ke kost Dyna dulu, dy temui ibu kost Dyna,,,,dy bermaksud ingin mencari tahu alamat rumah Dyna yang di Semarang.
“permisi buk… saya Rhein temen sekolahnya Dyna, yang dulu pernah ngekost di tempet ibu ini, dy anak SMU BINA BANGSA depan sana bu…”, kata Rhein memperkenalkan diri.
“oiya nak, ada keperluan apa yach??”, Tanya ibu kost.
“…begini bu, semenjak Dyna keluar dari kost.an ibu, dy tak pernah ada kabar lagi sampai detik ne.. saya bingung mencarinya kemana-mana, dan maksud saya kemari ingin bertanya tentang alamat rumahnya yang di Semarang, apa ibu tau???”, Tanya Rhein.
“..ow… begitu, baiklah sebentar ya ibu ambilkan dulu alamatnya”, kata ibu kost(masuk ke dalam kamarnya)

Selang beberapa menit, ibu kost keluar dari kamarnya membawakan selembar kertas berisi alamat Dyna.
        “..ne nak alamatnya”, kata ibu itu.
        “….ya bu, makasih banyak atas bantuannya…kalau begitu saya
Permisi dulu bu, sekali lagi terima kasih bu,” jawab Rhein(bergegas pulang)
Dari rumah ibu kost, Rhein coba memperhatikan alamat rumah Dyna,
Hmm… ya, besok aq coba cari”, pikirnya.

20.
Hari ini Rhein ijin sekolah beberapa hari, dy langsung terbang ke Semarang untuk mencari tahu tentang Dyna.
Apa daya, dy tak kenal siapapun di sana, jadi dy meminta Alwi untuk menemaninya.
Sesampainya di sana, mereka menyewa travel agent untuk mencari alamat rumah Dyna,
Mereka berfikir setidaknya akan lebih mudah untuk mereka menemukan rumah Dyna kalau pakai jasa travel.
Travel agent yang mereka bawa berhenti tepat di depan rumah berpagar hijau dengan cat rumah berwarna merah bata,,, di perhatikannya alamat rumah yang tertera di dinding pagar dan di samakannya dengan alamat yang dy pegang,,, ya akhirnya sampe juga di rumah Dyna, senyum mengembang di bibir Rhein dan Alwi…
“..huh q bakal segera bertemu dengan Dyna setelah ini”, pikirnya…
Untung pula rumah Dyna itu terletak di kawasan perkotaaan dan tepat di pinggir jalan raya…jadi tak begitu sulit untuk mencarinya.

Diketuknya pintu rumah itu, berharap Dyna yang membukakannya,
….tok..totk..tok!! (suara pintu di ketuk)
“assallamualaikum”…spada…”.
Selang beberapa detik, keluarlah cew hitam manis mirip Dyan,,,
“….hmmm ini pasti kak Fitri”, pikir Rhein.
“ya ada yang bisa saya Bantu???”, kata perempuan itu.
“..saya Rhein kak, temennya Dyna, ini bener rumahnya Dyna Febrianti kan kak??”
“iya betul… adek ini nyari Dyna yach,,, mari silahkan masuk dulu, qt bicara di dalam.
Di persilahkannya masuk Rhein n Alwi.
Rhein mencoba memulai pembicaraannya…
Rhein:      “begini kak, hampir 3 bulan Dyna gak masuk sekolah, padahal             bentar lagi qt mau ada UAN kak, apa Dyna pulang kesini??”
Kak Fitri: “iya dek, kemarin keluarga kami juga dapat panggilan dari pihak sekolah Dyna, kami juga syock kenapa n ada apa Dengan Dyna, kenapa dy tiba-tiba-
21.
jadi bandel seperti ini, padahal sebelumnya dy gak nah seperti ini, Rhein pun pasti tau bukan???”
Rhein:      “jadi kak Fitri juga gak tau dimana Dyna sekarang???”
                        (Rhein lemas putus asa).
Kak Fitri: “Iya dex… ibuk sampai sakit mikirin Dyna, waktu itu…”
Rhein:      “maksud Kak fitri “waktu itu”???”
Kak Fitri: “begini lo dek sebenernya critanya, sebelum Dyna menghilang kami memberi kabar kalau Ibu sakit keras di sini, dan kami butuh biaya banyak untuk biaya RS ibu….
Dan dari situ lah Dyna berfikiran untuk cari kerja part time. Sejak itu kami sempat kehilangan kontak dengan dy.
Sampe sekitar 2 minggu kalau gak salah, tapi kami tak tahu dy kerja dimana, dan sbg apa, karena dy memang tak pernah crita, setiap bulannya dy kirim kami uang, ya…kalo kami bilang lebih dari cukup untuk biaya ibu, bahkan kadang bisa lebih untuk kebutuhan kami sehari-hari dan biaya sekolah adik-adiknya ini”.
Rhein:      “tapi Mbak fitri gak nah coba Tanya ke Dyna dy dapet uangnya darimana gitu?”
Mb Fitri:   “sering dex… bahkan mb kadang sampe berantem sama dy gara2 itu, gimana dx, mb kan curiga juga kan sama dy, ngomongnya kerja part time, tapi masak iya gajinya sebesar itu, belum lagi ditambah 2 hari yang lalu kami dapat surat panggilan dari pihak sekolah itu, kami tambah bingung kan???!!!”.
Rhein dan Alwi hanya bisa ikut prihtain aja denger crita mbak fitri, di satu sisi, Rhein makin cemas… dan dy hanya bisa pasrah kalo memang benar terbukti, perempuan di Koran itu adalah Dyna, seperti yang teman2.a bilang….
Dalam hatinya, gimana jadinya kalo keluarga Dyna tahu tentang itu.
Tapi Rhein bertekad takkan pernah berhenti untuk cari tahu dimana keberadaan Dyna sekarang.

3 hari di Semarang, dan tak dapat apa-apa.
Hanya keputus asa.an lah yang melanda diri Rhein sekarang, dy tak tahu harus mencari Dyna dimana lagi,
“…uadclah Rhein, jangan sedih lagi, gimana lo besok qt pulang aja, coz 3hari qt di sini tapi mana hasilnya,,, nihilll..!!!”, kata Alwi.”
Rhein hanya diam, dy tak bisa berkata ap-apa, dy takut kalau2 ap yang dy takutkan tentang Dyna ternyata benar adanya.
Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dan kembali ke Bogor.

Hari ini Rhein jalan ma anak-anak Taekwondo ke Bogor land, rencananya mereka mau ngadain out bond disana, tapi karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, jadi mereka memutuskan wat hunting-hunting aja, sambil BBQ.an J
Sejenak Rhein bisa melupakan masalahnya, tentang Dyna dan gosip2 itu.
“..hyy Rhein??, apa kabar… napa sekarang akhir-akhir ne kamu jadi jarang masuk latihan??? Ada masalahkah???”, sapa Kak Shandy.
“..hhhh, iya kak.. ;( Dyna kak….” Jawab Rhein sedih.
“..Dyna??!!!! ada apa dengan dy, oiya ya..kakak perhatiin dy juga gak pernah masuk lagi sekarang??”, timpal kak Shandy.
“Iya makannya itu kak, Dyna menghilang…hampir 3 bulan ini dy gak masuk sekolah. 4hari yang lalu aq dah coba samperin dy ke rumahnya di Semarang’”, Rhein menjawab dengan nada sedih.
“..lalu??? apa kamu ketemu dy???”, Tanya K. Sandy lagi.
“…gak!!...Keluarganya pun gak tau keberadaan dy sekarang, yang mereka tau tiap bulan ada uang ngalir di rek.kakaknya, mereka tau itu dari Dyna, karena kadang Dyna pun memberi kabar, tapi Dy tak nah memberi tahu mereka dimana dy sekarang.
Aq hanya dapat numb hape yang terakhir di pake Dyna untuk menghubungi keluarganya, tapi itupun ternyata sudah tak aktif.” Rhein menarik nafas panjang.
“…sabar ya Rhein, qt berdoa aj semoga Dyna cpet kembali” jawab kak Shandy mencoba menenangkan.
“trus… sekolahnya gimana Rhein???” Tanya kak Shandy lagi,
“berulang kali surat peringatan dilayangin ke keluarganya, tapi mau gimana wong Dyna.a aja gak ada kabar kok, pihak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar